Rabu, 13 Mei 2020, 12:09

Cegah Penyebaran Corona: PKUB Koordinasikan Bantuan Sembako Melalui Meeting Online

PKUB Koordinasikan Bantuan Sembako Melalui Meeting Online

PKUB (10/05) Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Sekretatriat Jenderal Kementerian Agama RI menggelar rapat koordinasi secara online. Kepala PKUB Nifasri, memimpin rapat yang diikuti oleh sekitar 60 peserta, terdiri dari Kasubbag Ortala dan KUB Kanwil Kemenag se-Indonesia, serta jajaran Pejabat dan Pelaksana pada PKUB. Skema komunikasi daring ini dilakukan untuk mengurangi potensi mewabahnya pandemi Covid-19.

Kegiatan ini beragendakan pembahasan bantuan operasional FKUB dan penanganan dampak Covid-19 untuk rumah ibadat. Diketahui gugus tugas Covid-19 Kementerian Agama melalui Biro Keuangan dan PKUB melakukan kegiatan pemberian bantuan sembako kepada penjaga dan pengurus rumah ibadat, mengingat mereka adalah salah satu yang terkena dampak langsung dari pandemic ini. Mekanisme penyaluran bantuan yaitu Kanwil Kemenag Provinsi melalui Kasubbag Ortala dan KUB dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) tingkat Provinsi, membuat permohonan kepada PKUB kemudian sejumlah dana di transfer ke rekening pengurus FKUB kemudian dibelanjakan menjadi sembako dan dibagikan kepada pengurus rumah ibbadat, setelah itu membuat laporan pertanggungjawaban.

Pandemi Covid 19 ini menimbulkan berbagai permasalahan dalam masyarakat, baik itu permasalahan kesehatan, masalah ekonomi dan masalah sosial.

Banyak dari saudara-saudara kita yang kehilangan pekerjaan, kehilangan anggota keluarga dan mengalami berbagai kesulitan lainnya, ujar Kapus KUB saat membuka kegiatan.

Saat ini kita harus melakukan pemangkasan anggaran untuk dialihkan pada percepatan penanggulangan COVID 19, kendati demikian kita harus bangga karena hal ini dilakukan untuk bangsa dan negara. Saat ini dari 34 Provinsi baru 26 Provinsi yang mengajukan permohonan bantuan oleh sebab itu diharapkan kita bisa mendorong 8 Provinsi yang belum, untuk bisa mengajukan permohonan. Subbag Ortala dan KUB kiranya berperan penting membantu FKUB dalam penyaluran dan pembuatan laporan pertanggungjawaban, Pinta Kapus.

Secara teknisnya kita bersama-sama menyalurkan bantuan sembako dengan cara kita membagikan kupon yang dapat ditukar di pasar swalayan sehingga tidak terjadi penumpukan barang dan kerumunan orang. Ujar Utha Chuandra Kasubbag Ortala dan KUB Kepulauan Riau.

Dari pertemuan online ini diketahui sebagian besar bantuan sudah disampaikan kepada mereka yang membutuhkan, tinggal pelaporan yang dimintakan oleh hampir semua peserta untuk dibuat secara lengkap. (Evan)