Senin, 16 Maret 2020, 12:02

Kepala PKUB Terima Kunjungan Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh RI (LBBP RI) untuk Rumania

Kepala PKUB menyerahkan buku “Gallery Book Of Religious Harmony in Indonesia 2019” kepada Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh RI untuk Rumania

Jakarta (PKUB) - Rumania (juga dapat dibaca: Romania) adalah sebuah negara di Eropa Tengah yang beribukotakan Bucharest. Negara yang bagian tenggaranya berbatasan dengan Laut Hitam, bagian barat Hungaria dan Serbia, bagian timur Ukraina serta Republik Moldova, dan bagian selatan Bulgaria. Rumania tercatat sebagai negara yang memiliki wilayah terluas ke-9 dan penduduk terbesar ke-7 di Uni Eropa dan sebagai Ibukota Bucharest sendiri menjadi kota ke-6 terbesar di Uni Eropa. 86% penduduk Rumania memeluk Gereja Ortodoks Rumania dan sisanya memeluk Agama Katolik Roma, Kristen Protestan, dan Islam yang umatnya terkonsentrasi di Dobrogea.

Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh RI (LBBP RI) untuk Rumania M. Amhar Azeth didampingi oleh Pelaksana KBRI Bucharest Inggrid Rosalina melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Agama RI, diterima oleh Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) H. Nifasri di ruang kerjanya, didampingi oleh Kasubbid Pengembangan Dialog dan Pengembangan Multikultural PKUB Paulus Tasik Galle, (Rabu, 11/03). Pada kesempatan ini, Duta Besar menyampaikan tentang kondisi Rumania dan hubungan diplomatik yang sudah terjalin selama ini antara Indonesia dan Rumania. Salah satu point penting yang disampaikan adalah perlunya program Interfaith Dialogue dilaksanakan di Bucharest, Rumania dengan tujuan mempromosikan nilai-nilai positif Indonesia sebagai negara yang berpenduduk muslim terbesar di dunia dan mempromosikan nilai-nilai Islam Nusantara.

Indonesia, menghadapi tantangan tentang trust deficit, tren negatif yang timbul seperti white supremacy dan nasionalisme sempit. Di Rumania terdapat 2 kasus yang terkait diskriminasi yakni protes yang dilakukan warga setempat ketika pihak Turki berencana untuk membangun masjid terbesar di Eropa Timur dan pekerja asing dari Sri Lanka diberhentikan sepihak untuk bekerja di toko roti karena warga lokal tidak suka pembuat roti mereka berkulit hitam dan khawatir akan mendatangkan lebih banyak pengungsi, kata Duta Besar

Program Interfaith Dialogue sebagai soft power diplomacy yang sudah lama diinisiasi oleh Indonesia bertujuan untuk mempertahankan harmoni dan stabilitas perdamaian dunia. Interfaith Dialogue sampai saat ini menjadi satu keunggulan diplomasi Indonesia dan kebijakan luar negeri Indonesia, jelasnya

Selanjutnya Duta Besar menyampaikan kepada Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama tentang rencana diselenggarakannya kegiatan yang bertajuk Interfaith Harmony in the Light of Islam dengan melibatkan Kedutaan Besar Turki, Iran, dan Yordania di Rumania. Duta Besar mengharapkan keterlibatan aktif Indonesia dalam kegiatan ini dengan menghadirkan tokoh-tokoh Islam dari Indonesia.

Kepala PKUB juga menyampaikan bahwa pada prinsipnya menyambut baik tawaran tersebut dan akan segera menindaklanjuti dan mengkonsultasikannya kepada pimpinan.

Selama ini PKUB Kemenag telah aktif dalam berbagai pertemuan dialog tokoh agama dan budaya untuk mengenalkan toleransi dan kerukunan umat beragama di Indonesia di berbagai negara di Asia, dan Eropa. Insya Allah tahun 2020 ini selain di Asia dan Eropa, kami akan mengembangkan dialog dengan tokoh lintas agama dan pemuda di Afrika khususnya di Addis Ababa, Ethiopia. Kami juga sedang mengupayakan mencari peluang dialog dan sekaligus ekspose program kegiatan moderasi beragama, toleransi, dan kerukunan umat beragama di Indonesia ke Amerika, jelas Kepala PKUB. (editor & foto: Paulus Tasik Galle).