Selasa, 10 Maret 2020, 08:36

Kunjungi Salah Satu Desa di Provinsi Bengkulu, Kepala PKUB Puji Toleransi dan Kerukunannya

Foto Bersama Kapus PKUB dengan Peserta Dialog Kerukunan Umat Beragama di Desa Sindang Jati Seusai Acara.

Bengkulu (PKUB) - Berjarak sekitar 63 km dari Kota Bengkulu terdapat sebuah desa yang dikenal karena harmoni kehidupan beragamanya. Ada 4 (empat) agama yang dianut masyarakat setempat diantaranya: Islam, Katolik, Kristen dan Buddha. Bekerjasama dalam perayaan hari keagamaan dan kenegaraan serta mengembangkan ekonomi masyarakat tanpa dibatasi sekat agama adalah sekelumit contoh dari sekian banyak wujud kerukunan yang selama ini terpelihara dengan baik di tempat itu. Hal ini menarik perhatian berbagai kalangan untuk mengetahui dan mempelajari lebih lanjut tentang keberadaan desa yang bernama Sindang Jati.

Bertempat di Balai Desa Sindang Jati, Kecamatan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, (08/03) dilaksanakan dialog tentang kerukunan umat beragama yang difasilitasi oleh Kepala Desa setempat dihadiri oleh perangkat desa, tokoh agama dan tokoh masyarakat berjumlah sekira 50 orang.

Kegiatan ini menjadi bagian dari kunjungan kerja Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Sekretariat Jenderal Kementerian Agama Dr. H. Nifasri, M.Pd., didampingi Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan IAIN Curup Kabupaten Rejang Belong Dr. H. Beni Azwar M.Pd dan Ketua LPPM IAIN Curup Hendra Harmi, M.Pd., untuk melihat secara langsung toleransi dan kerukunan umat beragama di Desa Sindang Jati yang sudah terpelihara dan terawat sejak tahun 1962. Turut mendampingi Kepala PKUB, Kasubbid Pengembangan Dialog dan Wawasan Multikultural PKUB Paulus Tasik Galle, SS, LIC.

"Luar biasa, masyarakatnya dalam kehidupan sehari-hari tidak lagi memandang perbedaan suku, etnik dan agama. Mereka saling hormat menghormati, saling membantu satu sama lainnya. Pendirian rumah ibadah tidak menjadi masalah bagi masyarakatnya. Di desa ini terdapat Masjid, Vihara dan Gereja sebagai simbol kerukunan yang nyata", jelas Kepala PKUB saat dimintai keterangannya

"Tanggal 11 Maret 2020, akan dilaksanakan penandatanganan prasasti desa Sindang Jati sebagai kawasan moderasi dan kerukunan umat beragama oleh Bupati Rejang Lebong, Rektor IAIN Curup dan Plt. Sekjen Kementerian Agama RI. Kedepan moderasi dan kerukunan umat beragama di tempat ini akan menjadi program kerjasama antara IAIN Curup, Pemda. Kab. Rejang Lebong dan Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) dengan harapan ini dapat berdampak secara nasional bila desa tersebut ditetapkan sebagai pilot project toleransi dan kerukunan umat beragama yang ada di Indonesia", pungkas Kepala PKUB. (evan)