Senin, 9 Maret 2020, 10:52

Bahas Pembentukan FKUB, Kepala PKUB Temui Gubernur Sumatera Barat

Foto Bersama Kapus PKUB, Gubernur Sumatera Barat, Kakanwil Kemenag Usai Membahas Pembentukan FKUB di Sumatera Barat

Sumbar (PKUB) - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menerima kunjungan Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Sekretariat Jenderal Kementerian Agama H. Nifasri dan Kakanwil Kemenag Sumatera Barat H. Hendri. Kunjungan ini membahas tentang pembentukan Forum Kerukunan Umat (FKUB) Beragama di 3 (tiga) Kabupaten yang ada di Provinsi Sumatera Barat. Turut mendampingi Kepala Subbid Lembaga Keagamaan pada PKUB Muhammad Fajar Riyanto, Kepala Subbag Tata Usaha pada PKUB Desmon Andrian dan Kepala Subbag Ortala dan KUB Kanwil Kemenag Sumbar Irda Hayati.

Kakanwil Kemenag Sumbar menyampaikan kepada Gubernur bahwa maksud kedatangan Kepala PKUB merupakan perintah Menteri Agama untuk mengkoordinasikan upaya pembentukan FKUB di tiga Kabupaten yang ada di Sumbar.

Selanjutnya kepada Gubernur Kepala PKUB menyampaikan bahwa dari 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, ada 7 (tujuh) kabupaten/kota yang belum terbentuk FKUB-nya dan 3 (tiga) di antaranya ada di Sumbar, yaitu Kabupaten Agam, Kabupaten Pesisir Selatan dan Kabupaten Tanah Datar.

Nifasri menambahkan bahwa sebelumnya, telah dilakukan berbagai upaya untuk mendorong pembentukan FKUB dengan mempertemukan tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat setempat.

"Selama ini PKUB dan Kanwil Kemenag Sumbar telah melakukan berbagai upaya untuk mendorong pembentukan FKUB di 3 (tiga) Kabupaten tersebut melalui dialog dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat, tetapi belum berhasil karena kurangnya dukungan pemda setempat terhadap pembentukan FKUB dengan berbagai alasan. Oleh sebab itu kami berharap Bapak Gubernur mendorong Bupati di 3 (tiga) Kabupaten tersebut untuk mendukung dan memfasilitasi pembentukan FKUB tahun 2020 ini sesuai harapan dan arahan Bapak Menteri Agama", jelas Nifasri.

"Dengan adanya FKUB pemda sangat terbantu dalam menyerap aspirasi dan mensosialisasikan berbagai kebijakan pemerintah terkait dengan kerukunan, menghadapi berbagai permasalahan agama dan pendirian rumah ibadah di masyarakat. Diharapkan dengan terbentuknya FKUB, permasalahan-permasalahan agama dan konflik pendirian rumah ibadah yang muncul di masyarakat dapat diminimalisir", imbuhnya.

Mendengar penjelasan Kepala PKUB, Gubernur segera merespon dan langsung berkomunikasi dengan Bupati Kabupaten Agam, Pesisir Selatan dan Tanah Datar dengan menjelaskan dan meyakinkan tentang pentingnya pembentukan FKUB sebagai benteng kerukunan di daerah masing-masing.

Dalam pembicaraan tersebut dihasilkan kesepakatan bahwa para bupati akan segera membentuk FKUB di daerahnya masing-masing dengan mengeluarkan SK pembentukan. Gubernur juga meminta agar Kakanwil Kemenag untuk segera membantu menyiapkan dasar-dasar regulasi pembentukan FKUB.

Berdasarkan informasi yang diterima, sampai berita ini dirilis Bupati Kabupaten Agam sudah mengeluarkan keputusan tentang pembentukan FKUB di Kabupaten Agam (Evan).