Kamis, 19 Desember 2019, 16:32

Berkunjung ke Makam Raja Najasyi di Ethiopia, PKUB Belajar Nilai Toleransi Dari Kisahnya

Sekjen Kemenag (2 dari kiri) bersama Aliefosra Nur (paling kanan) dan A. Hery Fathurochman (paling kiri) saat mengunjungi area Makam Raja Najasyi.

Salah satu upaya untuk menyampaikan pesan kerukunan dan perdamaian yang ada di Indonesia adalah dengan melakukan upaya soft diplomacy.Salah satu bentuk konkret kegiatan trsebut adalah malakukan dialog lintas iman atau Interfaith Dialogue baik Bilateral, Regional atau Multilateral. Kementerian Agama RI melalui Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) memiliki tugas penting melaksanakan kegiatan-kegiatan tersebut.

Pesan kerukunan perlu disampaikan hingga luar negeri mengingat saat ini informasi global sangat cepat dan mudah di akses, hingga perlu didengungkan pesan kerukunan ke berbagai negara. Tujuannya untuk membentengi masyakarakat Indonesia khususnya dan masyarakat internasional pada umumnya dari berbagai upayamenciptakandisharmony antar agama, suku dan bangsa.

Bentuk upaya interfaith dialogue diantaranya adalah mengujungi situs sejarah yang mengandung nilai keagamaan. Hal itu karena kita juga sangat penting belajar dari peradaban masa lampau. Melalui situs sejarah tersebut, akan muncul pemahaman akan nilai kerukunan dan toleransi. Salah satunya adalah situs bersejarah Masjid Najasyi, tempat dimana raja Najsyi,Ashhama bin Al-Abjar dimakamkan. Raja Najsyi, berdasarkan literatur Islam klasik, sebelum masuk Islam dia beragama Nasrani (Kristen), akan tetapi karena secara tulus bersimpati kepada Nabi Muhhammad beliau tidak segan-segan dan dengan hati terbuka menerima rombongan Hijarah para kaum Muslimin ke Habasyah pada waktu itu.

Disinilah pelajaran penting dalam kita berhubungan antar agama, kita seharusnya selalu menjalin hubungan yang baik dengan umat beragama lain. Bahkan jika kita harus menerima tamu dan menolong orang yang berbeda agama dengan kita. Itulah pelajaran yang diperoleh rombongan Kementerian Agama ketika mengunjungi situs Makam Raja Najasyi di Masjid Najasyi pada Sabtu (14/12/2019) yang lalu. Robongan Kementerian Agama dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, M. Nur Kholis Setiawan bersama dengan pejabat pada PKUB diantaranya Aliefosra Nur danA. Hery Fathurochman serta seorang staf PKUB, Nindi Novianti. Rombongan didampingi langsung oleh Duta Besar RI untuk Ethiopia,Al Busyro Basnur.

LokasiMakam Raja Najasyi saat ini berada di kawasan Tigrey wilayah Habasyiah atau Ethiopia sekarang. Selain berkunjung ke Masjid Najasyi, tim Kementerian Agama juga mengunjungi gereja Wukro Cherkos alias Wukro Cherkos Church yang sudah tua serta unik karena dibangun pada abad ke empat yang berasal dari bukit batu. Rencananya dua situs tersebut yang akan menjadi kunjungan delegasi Indonesia dalam kegiatanInterfaith Dialogue Bilateral Indonesia Ethiopia pada 2020 mendatang.

Editor: Hamdan Yuafi

Sumber: A. Hery Fathurochman (Kepala Sub Bidang Penanganan Isu Kerukunan)

---------------------------------------

Pusat Kerukunan Umat Beragama

Gedung Kementerian Agama Lt. 5

Jl. MH. Thamrin No. 6 Jakarta Pusat

Telp: (021) 3149689

Twittter: @PKUB_KemenagRI

Instagram: @PKUB.KemenagRI