Sabtu, 14 Desember 2019, 10:19

Indonesia dan Ethiopia Rencanakan Dialog Lintas Agama Pada 2020 Mendatang

Sekjen Kemenag (kiri) Dubes RI untuk Ethiopia (tengah) dan Sekjen Inter-religious Council of Ethiopia dalam pertemuan membahas rencana Interfaith Dial

Addis Ababa (Ethiopia), PKUB -Atasundangan dari Inter-Religgious Council of Ethiopia dan Kedutaan Besar Indonesia untuk Ethiopia di Addis Ababa terkait persiapan pertemuan interfaith dialog antara Indonesia dan Ethiopia pada tahun 2020 mendatang, Kementerian Agama melakukan koordinasi dengan pihak terkait di Addis Ababa Ethiopia, Jum'at (13/12).

Rombongan delegasi Kementerian Agama dipimpin oleh Sekretaris Jenderal kementerian Agama RI. Prof.Dr. H.M.Nurkholis Setiawan MA dengan didampingi Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama yang diwakili oleh Kepala Bidang Bina Lembaga Kerukunan dan Lembaga Keagamaan H.Alifosra Nur SH,MM, Kasubbid Penanganan Isu Kerukunan Umat Beragama A.Hery Fathurochman, serta seorang staff PKUB Nindi Novianti.

Sebelum pertemuan untuk membahas program dialog lintas agama pada 2020 nanti, rombongan Kementerian Agama bertemu dengan deputi Inter-religious council of Ethiopia, Hulluf Weldsilassie. Pertemuan berlangsung di ruang pertemuan KJRI Addis Ababa pada hari yang sama. dalam pertemuan tersebut dibahas beberapa hal, diantaranya perlunya melibatkan generasi muda dalam interfaith dialogue pada 2020 nanti. Menanggapi dari hal ituGullufdari Ethioia menyampaikan pihaknya menyambut baik rencan tersebut.

Pada waktu setelahnya, rombongan Kementerian Agama berlanjut bersilaturahmi dengan Dubes RI untuk Addis Ababa di gedung kedutaan.

Delegasi kementerian Agama RI di terima oleh Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Ethiopia Al Busyro Basnur didampingi oleh Ibu dan para staf lokal KJRI yang ada di Addis Ababa. Dalam pertemuan tersebut dibahas tentang rencana adanya pertemuan tindak lanjut dialogue Interfaith atas undangan Inter Religius Council of Ethiopia yang sudah pernah dilakukan pada tahun 2011.

Dalam pertemuan pada tahun 2011 yang lalu telah dibahas tentang rencana membetuk pusat studi islam Indonesia di Ethiopia, pertukaran pelajar, mahasiswa dan dosen dari kedua negara serta membangun sinergi dalam hal kerja dialog kerukunan antar umat agama, sehingga dapat saling berbagi pengalaman dalam membangun kerukunan, lebih khusus pengalaman kerukunan umat beragama di Indonesia. Sehingga harapanya dapat ditularkan ke Ethiopia yang mayoritas beragama Kristen baik ortodox, protestan, atau katolik. Sementara Muslim di Ethiopia berkisar 35 persen.

Dalam kesempatan yang sama Bapak Dubes juga mengingatkan kembali akan pentingnya kerja sama dengan Ethiopia, dimana Ethiopia adalah satu negara yang sudah mempunyai misi perdamaian internasional dalam forum Konferensi Asia Afrika yang pernah diadakan di Bandung Indonesia pada tahun 1955. Namun seiring waktu berjalan kerja sama tersebut tidak berlangsung intens. Untuk itu diharapkan kerja sama bilateral ini bisa terus dilanjutkan diantararanya dalam bentuk Interfaith Dialogue.

Sebelum mengakhiri pertemuan Bapak Dubes juga mengingatkan Ethiopia punya sejarah khusus buat umat Islam yakni salah satu yang disebut Naghasi atau Habasyah tempat dimana Hijrah pertama umat islam pada zaman Nabi Muhammad SAW, dan wisata religi ini dapat menarik minat wisata religi umat islam di Indonesia.

Editor: Hamdan Yuafi

Sumber:A. Hery Fathurochman (Kepala Sub BidangPenanganan Isu Kerukunan)

---------------------------------------

Pusat Kerukunan Umat Beragama

Gedung Kementerian Agama Lt. 5

Jl. MH. Thamrin No. 6 Jakarta Pusat

Telp: (021) 3149689

Twittter: @PKUB_KemenagRI

Instagram: @PKUB.KemenagRI