Selasa, 26 November 2019, 22:03

Kunjungi PKUB, FKUB Lima Puluh Kota Sampaikan Program Kerukunan

Kepala PKUB(tengah, berbaju putih) saat menerima kunjungan FKUB Kab. Lima Puluh Kota hari ini (26/11). Foto: Alief/PKUB

Jakarta, PKUB - Dalam rangkaberkonsultasi terkaitpetunjuk teknis penggunaan anggaran dan konsultasi program, FKUB Kabupaten lima puluh kota melaksanakan kunjungan ke Kantor Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) hari ini, Selasa (26/11/2019). Rombongan yang dipimpin oleh Ketua FKUB H. Raden Awaludin dan didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lima Puluh Kota Drs. H. Ramza, M.Pd. ini diterima langsung oleh Kepala PKUB Dr. H. Nifasri, M.Pd.

Nifasri dalam kata sambutan pembukaan kunjungan tersebut, mengatakan bahwa Negara Indonesia yang penduduknya terbanyak ke-empat di dunia sangat perlu menjaga dan merawat kerukunan umat beragama. Hal itu untuk mencapai tujuan menciptakan masyarakat yang rukun dilandasi toleransi, saling pengertian, saling menghormati dan menghargai kesetaraan.

Dalam kesempatan tersebut, Nifasri jugamenginformasikan bahwa PKUB pada tahun anggaran 2019 telah memberikan bantuan operasional sebesar Rp. 60.000.000,- (enampuluh juta rupiah) untukFKUB provinsi, dan Rp. 50.000.000.- (lima puluh juta rupiah) untukFKUB di Kabupaten dan Kota diseluruh Indonesia. Dan beliau menyampaikan padatahun 2020 nanti akan tetap memberikan bantuan operasional untuk FKUB Provinsi dan FKUB Kabupaten/Kota.

Tidak lupa dalam kesempatan ini, Nifasri juga menyinggung tentang telah rampungnyaRoadmapdanBusiness ProcessPusat Kerukunan Umat Beragama, Sehingga kedepannya akan banyak inovasi program dalam tubuh PKUB.

"Pada tahun 2020 nanti kita telah memilikiRoadmapPKUB, sebagai acuan kerja PKUB demi mewujudkan Indonesia sebagai kiblat kerukunan dunia pada tahun 2024 nanti, penting adanyaroadmapsebagai pedoman program inovasi yang baru di PKUB", tutur sosok yang juga lahir diKabupaten Lima Puluh Kota ini.

Di lain sisi, Ketua FKUB Kabupaten Lima Puluh Kota, Raden Awaludin mengatakan keadaan kerukunan umat beragama di daerahnyayang aman dan kondusif. Dia juga menyinggung bahwaFKUB Kabupaten Lima Puluh Kota telah terbentuksejaktahun 2008 dan telah memiliki kantor sekretariat bersama di atas tanah kepemilikan Pemerintah Daerah sementarabagunan fisiknyaterwujud berkat bantuan dari Kementerian Agama.

Safrijon selaku Sekretaris FKUB menambahkan bahwa kegiatan ini pernah dilakukan pada tahun 2009 dan diterima oleh kepala PKUB saat itu yakni Abdul Fatah. Waktu itu kedatangan mereka dalam rangka konsultasi bagaimana merawat dan menjaga kerukunan umat beragama, khususnya di Kabupaten Lima Puluh Kota yang baru terbentuk tiga tahun pada saat itu.

Ikut menambahkan Wakil Ketua FKUB, dia mengharapkan Kepala PKUB selaku ujung tombak Pemerintah dalam merawat dan menjaga kerukunan umat beragama dapat menyampaikan kepada semua lapisan masyarakat untuk menjaga ucapan-ucapan, orasi, narasi, pernyataan-pernyataan, menggunggah konten. Agar tidak disalahpahami oleh pembaca.

Peserta kunjungan ini seluruhnya berjumlah 6 orang, dan diterima oleh Kepala PKUB yang didampingi oleh Kepala Bidang Bina Lembaga Kerukunan dan Lembaga Keagamaan, H. Aliefosra Nur, MM.

Sumber: Aliefosra Nur

Editor: Hamdan Yuafi

---------------------------------------

Pusat Kerukunan Umat Beragama

Gedung Kementerian Agama Lt. 5

Jl. MH. Thamrin No. 6 Jakarta Pusat

Telp: (021) 3149689

Twittter: @PKUB_KemenagRI

Instagram: @PKUB.KemenagRI

Berita Lainnya
Rabu, 6 November 2019, 12:26

Kepala PKUB: Sejatinya Semua Agama Mengajarkan Kebaikan

Jumat, 25 Oktober 2019, 09:32

Radikalisme Adalah Ancaman Kerukunan

Kamis, 5 September 2019, 09:15

Dialog Lintas Agama Bukan Untuk Membenarkan Semua Agama, Tapi Membangun Toleransi