Sabtu, 21 September 2019, 13:00

Kepala PKUB: Peran Tokoh Lintas Agama Sangat Penting Untuk Kedamaian Papua

Kepala PKUB (dua dari kiri) didampingi Ketua FKUB Papua dan Papua Barat (ujung kiri-kanan) saat memukul Tifa sebagai tanda membuka acara.

Jayapura, PKUB - Kerukunan umat beragama merupakan salah satu agenda strategis sebagai sebagai fondasi ideal untuk mewujudkan cita-cita berbangsa dan bernegara. Karena tanpa kerukunan yang terjalin dengan baik maka berbagi program pembangunan bangsa akan terhambat. Oleh karenanya kerukunan umat beragama harus dijaga dengan baik oleh segenap elemen masyarakat yang sadar akan pentingnya budaya rukun.

Hal itulah yang melatarbelakangi Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama Republik Indonesia kembali menyelenggarakan kegiatan Dialog Lintas Agama terkait pemeliharaan dan penguatan kerukunan umat beragama. Untuk penyelenggaraan kali ini PKUB mengambil tempat di Kota Jayapura Provinsi Papua. Sebagaimna disamapaikan oleh Ketua Panitia kegiatan ini, Desmon Andrian yang juga merupakan Kepala Sub Bagian Tata Usaha pada PKUB, bahwa hadir sebagai peserta yaitu 100 orang tokoh lintas agama baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di Papua.

Kegiatan ini telah dibuka pada kemarin, Jumat (20/9) oleh Kepala PKUB Nifasri dan drencanakan akan berlangsung hingga besok, Minggu (22/9).

Dalam arahanya Nifasri mengungkapkan bahwa pertemuan ini sangat penting karena melalui kegiatan dialog para tokoh agama di Papua mendapat kesempatan untuk duduk bersama. Menurutnya dengan duduk bersama, permasalahan yang terjadi di tengah-tengah umat akan dapat diselesaikan dengan baik.

Mencermati kondisi dan situasi Papua beberapa waktu lalu, Kepala PKUB berharap Tokoh Agama dapat berperan lebih aktif dalam merawat, membina dan memelihara kehidupan beragama di Papua. Tujuanya agar jangan lagi ada kerusuhan yang dapat mengganggu kehidupan beragama di Tanah Papua.

Jika sampai hal itu terjadi maka dampak yang dirasakan bukan saja di Papua tapi juga akan berdampak bagi kehidupan beragama secara nasional, tegasnya.

Memang tidak dapat dipungkiri bahwa peran Tokoh Agama sangat penting dalam menjaga dan memelihara kehidupan beragama tidak terkecuali di tanah Papua, namun jika peran yang besar ini tak di barengi dengan pendanaan yang maksimal dari pemerintah daerah maka peran itu akan terasa berat bagi tokoh agama dimanapun.

Dalam kesempatan ini, hadir juga Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Pdt. Amsal Yowei. Dalam sambutannya, Amsal memberikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Kepala PKUB dan jajarannya yang telah melaksanakan kegiatan Dialog Lintas Agama di Provinsi tertimur di Indonesia ini.

Ungkapan yang sama juga disampaikan kepada segenap tokoh lintas agama di provinsi papua atas dukungan dan kerja kerasnya sehingga kondisi Papua kembali kondusif. Setelah beberapa waktu lalu terjadi peristiwa yang cukup memprihatinkan dan menyita perhatian baik secara nasional maupun internasional. Namun oleh karena kerjasama yang baik dari semua pihak tidak terkecuali tokoh lintas agama, sehingga persoalan itu dapat dilalui dengan baik.

Kami bersyukur bahwa isu yang berkembang dan sempat meresahkan kedamaian di Tanah Papua tidak bersentuhan dengan isu agama sehingga hal ini dapat diatasi dengan baik dan Papua bisa kembali aman dan kondusif seperti sedia kala., ujarnya.

Dialog yang dirancang berbentuk diskusi dan tanya jawab serta saran usul dari peserta ini, diharapkan akan semakin memperkaya wawasan kerukunan serta rumusan dan kesepakatan dari para peserta terkait komitmen terhadap pemeliharaan dan penguatan kerukunan umat beragama , baik di provinsi Papua, maupun Indonesia pada umumnya.

Penulis:Hamdan Yuafi

Disetujui oleh: Desmon Andrian (Kepala Sub Bagian Tata Usaha pada PKUB)

---------------------------------------

Pusat Kerukunan Umat Beragama

Gedung Kementerian Agama Lt. 5

Jl. MH. Thamrin No. 6 Jakarta Pusat

Telp: (021) 3149689

Twittter:@PKUB_KemenagRI

Instagram:@PKUB.KemenagRI