Jumat, 23 Agustus 2019, 16:31

Kepala PKUB: Program Kerja Kerukunan Harus Berdasarkan Fakta Lapangan

Kepala PKUB (tengah) tengah memberikan pengarahan dalam kegiatan penyusunan Roadmap dan Business Process di Yogyakarta. Foto: Alimudin/PKUB

YOGYAKARTA, PKUB - Kerukunan umat beragama menjadi salah satu prioritas pemerintah, hal ini karena kerukunan umat beragama menjadi salah satu kunci berhasilnya pembangunan nasional. Jika kerukunan umat beragama tidak terjaga dengan baik, maka pemerintah akan disibukkan dengan hal-hal seperti konflik dan intoleransi. Hal ini akan membuat fokus pemerintah dalam pembangunan nasional teralihkan. Oleh karena itu sangat penting bagi pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama melalui Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) untuk menyusun sebuah langkah kerja dan peta kinerja sebagai acuan institusi dalam menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia.

Hal itulah yang melatar belakangi PKUB menyelenggarakan kegiatan Penyusunan Roadmap dan Business Process hari ini, Jumat (23/8/2019). Kegiatan yang diselenggarakan di Kota Yogyakarta ini melibatkan akademisi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga melalui Dialogue Center Program Pascasarjana. Hadir juga dalam kesempatan ini pelaku teknis kebijakan dari Kementerian Agama yaitu dari Biro Perencanaan dan Biro Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi.

Hadir membuka kegiatan ini adalah Kepala PKUB Nifasri. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa program kegiatan Pusat Kerukunan Umat Beragama ternyata juga dilakukan oleh kementerian lain baik dengan nama yang sama ataupun yang mirip.

Oleh karenanya sangat penting mensinergikan program-program diantara kementerian suapaya jelas hasilnya, ujarnya.

Kaitanya dengan hal tersebut, beliau juga menyampaikan terkait pentingnya petunjuk teknis dalam mewujudkan sinergi tersebut. Beliau menuturkan bahwa sangat penting bagi PKUB memiliki roadmap dan business process sebagai acuan melangkah dalam setiap kegiatan di PKUB. Yang menurut informasi yang beliau peroleh, sampai saat ini belum ada roadmap tersebut di PKUB.

Beliau juga berharap nantinya setiap program di PKUB dapat dirumuskan berdasarkan apa yang terjadi di masyarakat.

Jadi membuat program itu berdasarkan apa yang terjadi dilapangan, misalknya terjadi gejolak dilapangan tentang paham radikal maka kita harus membuat program seperti deteksi dini paham radikal, begitu juga permasalahan terkait pendirian rumah ibadat maka perlu dilakukan kegiatan sosialisasi, informasi yang saya dapatkan ternyata masih minim dilakukan, demikian beliau menjelaskan.

Diakhir acara ini, setelah mendengarkan pembahasan panjang dari para peserta yang merupakan akademisi dan praktisi, dihasilkanlah draf roadmap dan business process PKUB sebagai pedomandalam melaksanakan program dan kegiatan dimasa mendatang.

Penulis:Hamdan Yuafi

Editor: Ubaidillah

Disetujui oleh: Nifasri (Kepala PKUB)

---------------------------------------

Pusat Kerukunan Umat Beragama

Gedung Kementerian Agama Lt. 5

Jl. MH. Thamrin No. 6 Jakarta Pusat

Telp: (021) 3149689

Twittter:@PKUB_KemenagRI

Instagram:@PKUB.KemenagRI