Jumat, 9 Agustus 2019, 15:34

Lama Vakum, FKUB Kabupaten Sanggau Berkoordinasi Dengan Kementerian Agama

Kepala Sub Bagian Hukum dan KUB Kanwil Kemenag Kalbar, Aris Sujarwono (lima dari kiri) saat berfoto bersama pengurus FKUB Sanggau dalam rapat koordina

Sanggau, PKUB---Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) merupakan sebuah wadah yang dibentuk bersama oleh para tokoh perwakilan majelis agama yang ada di Indonesia. Keberadaan FKUB merupakan Implementasi dari Peraturan Bersama Menteri ( PBM ) Nomor 9 dan 8 Tahun 2006 yang salah satu isinya yaity tentang pemberdayaan FKUB. Sejak tahun 2006 hingga 2019 ini, hampir semua Provinsi dan Kabupaten/Kota di Indonesia ini telah berdiri FKUB.

Begitu pula dengan Kabupaten Sanggau, FKUB telah terbentuk melalui Surat Keputusan Bupati Sanggau Nomor 194 Tahun 2019. Sesuai amanah Peraturan Bersama Menteri diatas, komposisi pengurus FKUB Sanggau sebanyak 17 orang yang sesuai dengan jumlah umat beragam setempat. Namun dalam perjalanan beberapa waktu ini, Ketua FKUB yang terpilih yaitu Lohin Binus Stefanusmenderita sakit parah sehingga sulit untuk menggerakan anggota dalam melaksanakan program kerja yang ada.

Berdasarkan alasan tersebut dan juga untuk mengejar realisasi Program Kerukunan Umat Beragama di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sanggau, maka Plh. Kasubbag TUmenginisiasi rapat terbatas dengan pengurus FKUB Sanggau periode 2019 2024 dengan mengundang Kasubbag Hukum & KUB Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Aris Sujarwono selaku leading sektor program kerukunan umat beragama.

Pertemuan ini dilaksanakan di ruang Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sanggau pada Hari Kamis 8 Agustus 2019 dan dihadiri oleh 8 (delapan) orang yang terdiri dari 2 Pejabat Kantor Kemenag Kabupaten Sanggau, serta 5 ( lima ) orang pengurus FKUB Kabupaten Sanggau.

Sebagai pembukaWakil Sekretaris FKUB Sanggau, Fathur Rokhman menceritakan alasan dan sebab dilaksanakannya rapat tersebut sebagai respon dari belum adanya realisasi program Kerukunan Umat Beragama dari Kantor Kemenag Kab. Sanggau, ditambah dengan keberadaan Ketua FKUB yang dalam kondisi sakit parah dan dibutuhkan waktu cukup lama untuk pemulihannya.

Hal senadadisampaikan oleh Wakil Ketua, Pendeta Suyono Asun yang bercerita kondiisi kesehatan Ketua FKUB mereka, dilanjutkan dengan terlambatnya memasukan proposal kegiatan kepada Pemda Kabupaten Sanggau dan belum pastinya pelantikan, sehingga seakan kondisi FKUB Kabupaten Sanggau saat ini stagnan dan vakum secara organisasi. Untuk itu, Pendeta Suyono meminta masukan dan arahan kepada Kasubbag Hukum & KUB Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalbar terkait langkah yang mereka ambil selaku pengurus demi menggerakan organisasi FKUB ini.

Menanggapi hal tersebut, Aris Sujarwono terlebih dahulu menceritakan tentang perjalanan awal keberadaan FKUB dan program unggulan apa saja yang dilakukan Kementerian Agama Republik Indonesia yang menjadi program turunan sampai ke Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalbar dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sanggau. Pemerintah pun menganggap Kerukunan Umat Beragama merupakan sebuah program vital dan penting.

Tak sekedar itu, Aris juga mendukung dan memberisemangat terkait apa saja yang harus dilakukan oleh FKUB Kabupaten Sanggau untuk menunjukan programnya kepada Pemerintah Kabupaten. Sebagai penambah semangat bagi pengurus FKUB Kab.Sanggau, Aris Sujarwono juga menceritakan kesuksesan sinergitas antara FKUB di 2 Kabupaten/Kota di Kalbar dengan pemerintah daerah setempat. Dukungan yang besar pun dikucurkan, bahkan mobil operasional diberikan serta operasional FKUB yang bernilai ratusan juta rupiah. Semua ini sebagai bentuk penyemangat bagi para punggawa kerukunan di daerah mereka.

Dalam kesempatan ini hadir pula Kasi Bimas Islam Kantor Kemenag Sanggau yang juga Ketua PC Nahdlatul Ulama, Toyib Saefuddin yang juga secara kebetulan mendapatkan amanat sebagai Wakil Ketua FKUB Kab. Sanggau. Dia merasakan bahwa Kabupaten Sanggau merupakan daerah yang aman bagi dirinya selaku masyarakat yang bukan berasal dari Kalimantan Barat. Bahkan kerukunan di Sanggau pernah termuat oleh siaran salah satu TV nasional yang meliput betapa rukunnya ketika Masjid berdampingan dengan Klenteng. Dan masih banyak lagi cerita kerukunan lainnya di Kabupaten Sanggau.

Sebelum rapat selesai, Aris berharap biaya operasional FKUB Kabupaten yang terakomodir dalam DIPA Subbag Tata Usaha Kantor Kemenag Sanggau dapat segera dicairkan. Meski kondisi Ketua FKUB masih sakit, ada beberapa langkah yang sesuai dengan regulasi untuk mengajukan dan mencairkan dana tersebut. Sehingga dengan dukungan dana, para pengurus FKUB Kabupaten Sanggau lebih solid dan semakin semangat dalam menjalankan visi dan misi sebagai punggawa kerukunan di Kabupaten Sanggau, untuk menjaga Kalimantan Barat tetap damai dan aman dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sumber: Aris Sujarwono

Editor:Hamdan Yuafi

---------------------------------------

Pusat Kerukunan Umat Beragama

Gedung Kementerian Agama Lt. 5

Jl. MH. Thamrin No. 6 Jakarta Pusat

Telp: (021) 3149689

Twittter:@PKUB_KemenagRI

Instagram:@PKUB.KemenagRI