Rabu, 15 Mei 2019, 09:54

Melalui Workshop Manajemen Isu Kerukunan, PKUB Perkuat Konduktor Pesan Kerukunan di Purwakarta

Ka. Kankemenag Purwakarta (berdiri) tengah memberikan sambutan dalam kegiatan Workshop Manajemen Isu Kerukunan di Purwakarta (Foto: Fahman/PKUB)

PURWAKARTA, PKUB - Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) hari ini, Rabu (15/5/2019) menyelenggarakan kegiatan Workshop Manajemen Penanganan Isu Kerukunan Umat Beragama di Kabupaten Purwakarta. Kegiatan ini diikuti oleh 200 peserta yang dibagi menjadi dua hari pelaksanaan. Hari pertama yang telah dilangsungkan kemarin, Selasa (14/5/2019) melibatkan peserta dari kalangan guru agama di Kabupaten Purwakarta dengan jumlah 100 orang. Sementara hari ini giliran 100 peserta lain yang berasal dari unsur Pengawas Lintas Agama Kabupaten Purwakarta.

Acara dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka. Kankemenag) Kabupaten Purwakarta Tedi Ahmad Junaedi. Beliau menyampaikan bahwa pertemuan hari ini adalah bentuk pesan Tuhan kepada kita. Tuhan menginginkan kita berbeda agar kita saling mengenal, sesuai pesan Al Qur'an Surat Al Hujurat ayat 10. " Begitu juga pesan 'laqum dinuqum waliyadin... ayat itulah yang menjadi semangat pada kegiatan pagi hari ini, momentum ini sangat penting karena disini pagi ini semua peserta berkumpul dari berbagai agama dan saling menghargai," demikian jelasnya.

Lebih lanjut lagi diajuga menjelaskan mengenai kondisi kerukunan umat beragama yang ada di Kabupaten Purwakarta. "Tingkat toleransi di sini sangat tinggi sehingga pada tahun 2016, kami (Kabupaten purwakarta, red) meraih Harmony Award dari Menteri Agama, ini menjadi bukti bahwa Kabupaten Purwakarta adalah salah satu daerah paling toleran di Indonesia," ujarnya.

Sementara itu dari Ketua Panitia Muhammad Diyansah yang juga menjabat sebagai Kepala Sub Bidang Pengembangan Dialog dan Wawasan Multikultural pada PKUB menyampaikan bahwatujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk menambah wawasan multikultural dan meningkatkan intensitas dialog bagi guru dan pengawas lintas agama di Kabupaten Purwakarta. "Tujuannya agar mereka dapat juga salling memberi masukan, sharing terkait kerukunan agama" demikian dia menjelaskan.

Di akhir dia menyampaikan bahwakegiatan ini penting sebagai momentum, mengingat para peserta workshop selama dua hari ini (kemarin dan hari ini,red) merupakan konduktor atau penerus pesan multikultural dan pesan kerukunan di masyarakat. "Bapak Ibu sekalian adalah ujung tombak bagi kemajuan Indonesia dalam memberikan pengetahuan kepada masyarakat trutama kepada para siswasebagai generasi penerus bangsa," pungkasnya.

Editor:Hamdan Yuafi

Sumber:Ita Adita

---------------------------------------

Pusat Kerukunan Umat Beragama

Gedung Kementerian Agama Lt. 5

Jl. MH. Thamrin No. 6 Jakarta Pusat

Telp: (021) 3149689

Twittter:@PKUB_KemenagRI

Instagram:@PKUB.KemenagRI

Berita Lainnya
Selasa, 2 Juli 2019, 10:50

Produksi Film Dokumenter Kerukunan, Tim Peneliti UGM Selenggarakan FGD di Singkawang

Senin, 1 Juli 2019, 13:03

Kunjungi PKUB, ICRS Diskusikan Diseminasi Kebebasan Beragama

Kamis, 27 Juni 2019, 21:55

Sekjen Kemenag: Kegiatan Kerukunan Harus Sering Libatkan Generasi Muda

Jumat, 21 Juni 2019, 12:00

Kunjungi Kantor PKUB, Asia Foundation Jajaki Kerjasama Program

Selasa, 14 Mei 2019, 10:56

Bhakti Sosial Waisak 2019 Ajarkan Kemanusiaan Dalam Keberagamaan