Selasa, 7 Mei 2019, 11:00

Sekolah Plural, Salah Satu Program Inovatif Forum PELITA Tomohon

Bersama Kepala Bidang Bina Lembaga Kerukunan dan Lembaga Keagamaan, Forum PELITA kepalkan tangan bentuk isyarat Tomohon Tangguh (Foto: Hamdan/PKUB)

JAKARTA, PKUB - Peran pemuda dalam menjaga kerukunan umat beragama sangatlah penting. Diharapkan, pemuda dapat berperan aktif dalam memberikan wawasan kerukunan dan membangun dialog lintas agama di masyarakat. Hal ini mengingat sosok pemuda yang terkenal energik dan cenderung masih memiliki idealisme yang tinggi.

Selain itu, di era informasi teknologi seperti hari ini peran pemuda dirasa menjadi semakin penting. Hampir separuh hidup generasi milenial hari ini habis di dunia internet dan media sosial. Pesan kerukunan dan wawasan multikulturalisme harus disampaikan melalui cara yang mengikuti perkembangan tekonologi. Pada tataran inilah pemuda bergerak, tidak bisa kita begitu saja mengabaikan media sosial, karena jika begitu informasi yang membawa kedamaian akan tergerus oleh informasi yang membawa perpecahan.

Hal serupa disampaikan oleh Aliefosra Nur selaku Kepala Bina Lembaga Kerukunan dan Lembaga Keagamaan Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) saat menerima kunjungan dari Forum Pemuda Lintas Agama (PELITA) Kota Tomohon di kantor PKUB hari ini, Selasa (7/5/2019). Beliau menyampaikan, sebagai organisasi di bawah naungan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Tomohon, PELITA harus ikut andil dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kota Tomohon. "Paling tidak, suarakan kerukunan di kalangan pemuda, jika perlu lewat media sosial juga," demikian beliau berpesan kepada para pemuda ini.

Sampaikan Program 2019

Dalam kesempatan kunjungan ini, Forum PELITA Kota Tohohon menyampaikan seluruh program kerja dan kegiatan mereka yang akan mereka laksanakan pada tahun 2019 ini. Ada banyak program yang ditawarkan beberapa diantaranya adalah Panggung Seni Keberagaman. Menurut penuturan Ketua PELITA Toar Pangkey, panggung ini dimaksudkan untuk memberikan wadah aktualiasi kesenaian dari bergama agama di Tomohon.

"Kita ingin memberikan hiburan yang bernuansa lintas agama, akan kita berikan suguhan kesenian dari berbagai agama dalam satu panggung, contohnya Tari Jajar dan Hadrah dari Muslim dan Paduan Suara Kristiani," ujarnya.Dia menambahkan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah agarmasyarakat menjadi teredukasi tentang keragaman kesenian agama yang ada di Tomohon.

Selain kegiatan Panggung Seni Keberagaman, Forum PELITA Tomohon juga memiliki program yang bernuansa peningkatan wawasan keberagamaan lainnya. Beberapa diantaranya adalah kegiatan rutin olah raga yang mengajak pemuda lintas agama, ada juga kemah lintas agama dan kunjungan bertajuk Peace Train 2019. Program-program ini bertujuan untuk meningkatkan perjumpaan diantara pemuda lintas agama. Sehingga akan meningkatkan rasa dan sikap toleransi dikalangan pemuda sehingga akan semakin memperkokoh kerukunan umat beragama di Tomohon.

Program Inovatif, Sekolah Plural

Ada satu program yang menarik disampaikan oleh Forum PELITA dalam kunjungan hari ini. Mereka akan rutin memfasilitasi para pemuda di Kota Tomohon sebuah kelas yang memberikan pembelajaran mengenai Pluralisme dan Nasionalisme. Menariknya kelas ini tidak menggunakan metode satu arah dalam pembelajarannya. "Metode kelasnya adalah sharing dan berbagi dengan fasilitator dari tokoh agama di Tomohon," demikianketua Forum PELITA menjelaskan.

Sosok yang juga merupakan alumni Universitas Sam Ratulangi ini mejelaskan bahwa kegiatan Sekolah Plural ini akan dilaksanakan rutin setiap tiga bulan sekali. Dalam setiap pertemuan para pemuda akan membagikan pengalaman tentang hidup rukun dan strategi menjaga kerukunan di wilayah mereka.

Penulis:Hamdan Yuafi

Sumber: Reportase Langsung

---------------------------------------

Pusat Kerukunan Umat Beragama

Gedung Kementerian Agama Lt. 5

Jl. MH. Thamrin No. 6 Jakarta Pusat

Telp: (021) 3149689

Twittter:@PKUB_KemenagRI

Instagram:@PKUB.KemenagRI

Berita Lainnya
Selasa, 2 Juli 2019, 10:50

Produksi Film Dokumenter Kerukunan, Tim Peneliti UGM Selenggarakan FGD di Singkawang

Senin, 1 Juli 2019, 13:03

Kunjungi PKUB, ICRS Diskusikan Diseminasi Kebebasan Beragama

Kamis, 27 Juni 2019, 21:55

Sekjen Kemenag: Kegiatan Kerukunan Harus Sering Libatkan Generasi Muda

Jumat, 21 Juni 2019, 12:00

Kunjungi Kantor PKUB, Asia Foundation Jajaki Kerjasama Program

Rabu, 15 Mei 2019, 09:54

Melalui Workshop Manajemen Isu Kerukunan, PKUB Perkuat Konduktor Pesan Kerukunan di Purwakarta