Rabu, 13 Maret 2019, 14:44

Indonesia dan Australia Sepakati Kerjasama Interfaith Dialogue

Tampak Kepala PKUB, Saefudin ketika memberikan materi dihadapan para delegasi The 1st Australia-Indonesia Interfaith Dialogue

BANDUNG, PKUB - Kegiatan Interfaith Dialogue Bilateral yang pertama antar Indonesia dan Australia berlangsung di Bandung-Jawa Barat hari ini, Rabu (13/3/2019). Pusat Kerukunan Umat Beragama Kementerian Agama RI bersama Direktorat Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri serta Kedutaan Australia di Jakarta ikut terlibat menyukseskan kegiatan ini. Kegiatan membahas sejumlah topik diantaranya Democracy, Religion, and Pluralism; Freedom of Expression: Spreading Peaceful Massages and Combatting Misuse of Media; dan Addressing the problems: Stregthening Cooperation and Advocating Policy towards Inclusive Society. Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama, Saefudin, ikut menjadi narasumber pada sessi ke-3 bersama dengan tokoh Hindu K.S Arsana dan Sr. Elizabeth Vagg yang merupakan utusan Katolik dari Kepelan dari Australian Mariteme College.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri RI, Cecep Herawan dan Duta Besar Australia untuk Indonesia Gary Quinlan. Kedua negara sepakat terus bergandengan tangan untuk memajukan dan memperjuangkan perdamaian dunia dengan cara meningkatkan dan membangun hubungan baik jangka panjang antar agama dan kebudayaan, menekan persepsi-persepsi negatif antara identitas yang berbeda, dan mengatasi radikalisme. Kepala Pemerintahan kedua negara "selalu menekankan penguatan hubungan bilateral ke tahap kemitraan komprehensif dan strategis, yang dapat dicapai lewat salah satu jalan yakni Interfaith Dialogue. "Masyarakat Australia menjunjug tinggi nilai persatuan dalam kemajemukan dan menyadari bahwa pengakuan dan penghargaan terhadap keyakinan dan budaya yang berbeda-beda justru memperkuat masyarakat, bukan memperlemah. Australia dan Indonesia memahami bahwa demokrasi yang maju dan kuat yang saat ini dinikmati oleh kedua negera adalah berkat kemajemukan masyarakatnya", kata Gary Quinlan.

Sejumlah pembicara yang hadir dalam kegiatan ini dari Indonesia diantaranya Pranada Boy (Wakil Staf Khusus Presiden untuk Isu Keagamaan Internasional), Ahmad Munjid (Peneliti Senior pada Center for Security and Peace Studies UGM), Zulfiani Lubis (Pemimpin Redaksi IDN Times), Saefudin (Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama), dan K.S. Arsana (Ketua Prajanti Hindu Indonesia); sedangkan dari delegasi Australia diantaranya Pdt. Samuel Green (Ketua Bidang Hubungan Lintas Agama Gereja Anglikan Australia), Umesh Chandra (Tokoh Hindu pada Universitas Queensland) dan Sr. Elizabeth Vaag (Katolik). Kegiatan ini dihadiri sekitar 80 orang yang merupakan utusan dari kedua negara yang terdiri dari Tokoh Agama, Tokoh Perempuan, Tokoh Pemuda, Bahai, Sikh, dan Sundawiwitan, serta pejabatan pemerintahan kedua negara.

Direncanakan besok, Kamis (14/3/2019), kegiatan akan dilanjutkan dengan Kuliah Umum dan pemutaran film di Universitas Kristen Maranatha dengan pembicara Zuleyha Keskin (Direktur pada Islamic Sciences and Research Academy (ISRA) cabang Melbourne dengan tema The Use of Social Media for Interfaith Dialogue and Spreading Peace; dan diakhiri dengan kunjungan ke Desa Toleransi dan Masjid Lautze.

Dialog Lintas Agama telah menjadi fitur tetap diplomasi publik Indonesia sejak tahun 2004. Hingga saat ini, Indonesia telah memiliki 31 mitra Dialog Lintas Agama Bilateral, dan Australia merupakan mitra Dialog Lintas Agama Bilateral yang ke-32.

Sumber: Paulus Tasik Galle

Editor:Hamdan Yuafi

---------------------------------------

Pusat Kerukunan Umat Beragama

Gedung Kementerian Agama Lt. 5

Jl. MH. Thamrin No. 6 Jakarta Pusat

Telp: (021) 3149689

Twittter:@PKUB_KemenagRI

Instagram:@PKUB.KemenagRI

Berita Lainnya
Selasa, 2 Juli 2019, 10:50

Produksi Film Dokumenter Kerukunan, Tim Peneliti UGM Selenggarakan FGD di Singkawang

Senin, 1 Juli 2019, 13:03

Kunjungi PKUB, ICRS Diskusikan Diseminasi Kebebasan Beragama

Kamis, 27 Juni 2019, 21:55

Sekjen Kemenag: Kegiatan Kerukunan Harus Sering Libatkan Generasi Muda

Jumat, 21 Juni 2019, 12:00

Kunjungi Kantor PKUB, Asia Foundation Jajaki Kerjasama Program

Rabu, 15 Mei 2019, 09:54

Melalui Workshop Manajemen Isu Kerukunan, PKUB Perkuat Konduktor Pesan Kerukunan di Purwakarta