Jumat, 8 Februari 2019, 14:07

Pemerintah Surakarta Dengarkan Curhatan Masyarakat Guna Antisipasi Konflik Sosial

Di masjid Al Amin Jebres, seusai salat Jum'at rutin diadakan diskusi antara Masyarakat dan Pemerintah guna deteksi dini konflik sosial

SURAKARTA, PKUB - Kurang dari 70 hari lagi rakyat Indonesia akan bersama-sama melaksanakan perhelatan demokrasi 5 tahunan, yaitu pemilihan umum atau Pemilu 2019. Pertama kalinya dalam sejarah demokrasi Indonesia, pada edisi pemilu tahun ini kita akan bersama-sama memilih calon legislatif yaitu Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari tingkat Pusat hingga daerah dan juga sekaligus memilih calon eksekutif yang tak lain, Presiden dan Wakil Presiden. Dikhawatirkan,isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), hoaks, serta intoleransi beragama masih akan mewarnai Pemilu dan Pilpres 2019 ini.

Berangkat dari kekhawatiran tersebut, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surakarta menyelenggarakan Rapat Koordinasi Antisipasi Konflik Sosial Keagamaan Menjelang Pilpres/Pileg 2019 hari ini, Jum'at (8/2/2019). Dalam rapat koordinasi ini hadir Kepala Kantor Kemenag Kota Surakarta,Mustain Ahmad dan Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB), Saefudin. Rapat ini juga melibatkan seluruh jajaran pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Surakarta dan pejabat Kantor Kemenag Kota Surakarta.

Dalam rapat yang diselenggarakan di Kantor Kemenag Kota Surakarta ini, Kepala Kantor Kemenag menyampaikan terima kasih kepada segenap jajaran FKUB yang telah turut andil dalam pengelolaan kerukunan umat beragama di Surakarta. "Di kota yang sangat multi agama bahkan multi kepercayaan ini, kerukunan sangatlah penting, dan saya sangat berterimakasih kepada FKUB dalam peran menjaga kerukunan tersebut", tuturnya.

Dalam kesempatan rapat koordinasi ini, FKUB juga menyampaikan apresiasi yang sebesar-besaranya kepada Kantor Kemenag Kota Surakarta atas dukungan yang telah diberikan sejak berdirinya FKUB pada 2006 yang lalu. "Kami bersyukur dan berterimakasih kepada segenapstakeholder mulai dari Pemkot hingga Kemenag atas setiap dukungan kepada kami, salah satunya dukungan berupa bentuan sejumlah 850 juta kepada FKUB dan bantuan berupa sumberdaya ASN yang ditempatkan untukstand bydi Sekretariat FKUB" jelas salah seorang pengurus FKUB Kota Surakarta.

Setelah rapat koordinasi, agenda dilanjutkan dengan Salat Jum'at berjama'ah di Masjid Al Amin bersama Kepala Kantor Kemenag Kota Surakarta, Komandan Komando Distrik Militer 0735/Surakarta, Wakil Walikota Surakarta dan Kepala Polsek Jebres. Salat Jum'at yang melibatkan para pejabat di Surakarta ini rutin dilaksanakan guna mengantisipasi dan deteksi dini terkait pengkondisian jelang Pilpres dan Pileg. Yang menjadi menarik dalam pelaksanaan salat Jum'at ini adalah adanya diskusi dengan masyarakat dengan para pejabat pemerintah. Dalam forum ini masyarakat diberikan kesempatan untuk duduk bersama dan mencurahkan setiap curhatan mereka kepada pemerintah.

Sumber: Taufik Arsyad Mawardi, S.E., M.M.

Penulis:Hamdan Yuafi

---------------------------------------

Pusat Kerukunan Umat Beragama

Gedung Kementerian Agama Lt. 5

Jl. MH. Thamrin No. 6 Jakarta Pusat

Telp: (021) 3149689

Twittter:@PKUB_KemenagRI

Instagram:@PKUB.KemenagRI

Berita Lainnya
Senin, 18 Maret 2019, 16:04

Temui Presiden, FKUB Siap Kawal Pemilu Aman, Damai dan Rukun

Kamis, 14 Maret 2019, 11:15

Penting Bagi Siswa Aktif Dalam Interaksi Lintas Agama

Rabu, 13 Maret 2019, 14:44

Indonesia dan Australia Sepakati Kerjasama Interfaith Dialogue

Jumat, 1 Maret 2019, 15:54

Kepala PKUB: WALUBI Harus Terus Pupuk Kerjasama Antar Agama

Kamis, 28 Februari 2019, 12:49

Risalah Jakarta Sebagai Upaya Pengarusutamaan Moderasi Beragama