Kamis, 31 Januari 2019, 23:30

Kebahagiaan dan Kebersamaan Adalah Kunci Kerukunan Antar Umat Beragama

Kepala PKUB (dua dari kanan) tengah duduk bersama Ketua Asosiasi FKUB se-Indonesia (tiga dari kanan) dan tamu lainnya

KLUNGKUNG, PKUB Kebersamaan dan kebahagiaan merupakan kunci dari kerukunan antar umat beragama. Jika kita merasa bahagia, maka orang disekitar kita akan merasa bahagia, karena kebahagiaan itu bersifat menular. Itulah titik awal dimana kerukunan umat beragama dibangun. Hal tersebut disampaikan Ida Panglingsir Ageng Putra Sukahet dalam sambutan beliau selaku tuan rumah pada kegiatan pembinaan kerukunan umat beragama di Bali hari ini, Kamis (31/1/2019).

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Puri Den Bencingah Kabupaten Klungkung tersebut hadir seluruh jajaran pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Provinsi Bali, hadir pula perwakilan dari 6 majelis agama di Bali dan para ASN Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali yang membidangi kerukunan umat beragama. Hadir pula dalam kegiatan ini Kepala Radio Republik Indonesia (RRI) Denpasar, Sophia Endang Widowati. RRI Denpasar sangat berkontribusi dalam penyiaran kegiatan-kegiatan kerukunan umat beragama di Bali, tidak jarang RRI Denpasar menyiarkan secara langsung kegiatan FKUB Bali.

Dalam kesempatan ini hadir memberikan pembinaan Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB), Saefudin. Beliau datang dari Jakarta didampingi oleh Kepala Bidang Bina Lembaga Kerukunan dan Lembaga Keagamaan, Aliefosra Nur. Dalam penyampaiannya, Kepala PKUB menekankan bahwa sejatinya masyarakat Indonesia itu sudah terbiasa hidup dalam harmoni, sehingga sejatinya kerukunan itu sudah ada dalam diri masyarakat Indonesia. "Keyakinan di masyarakat, terhadap pohon, terhadap hewan saja mereka harmonis, apalagi terhadap yang memiliki ruh (manusia, red)", jelasnya.

Setelah memberikan pembinaan, Kepala PKUB mengajak seluruh hadirin untuk memberikan sumbangsih berupa saran terkait pembinaan kerukunan kedepannya. Kesempatan tersebut langsung dimanfaatkan oleh Ida Panglingsir Ageng Putra Sukahet. Beliau menyampaikan bahwa sangat penting memberikan pembinaan terkait wawasan multikultural dan kerukunan umat beragama kepada CPNS yang baru saja diterima tahun 2019 ini. "Menanggapi penyampaian bapak Kapus (Kepala PKUB) tadi, saya sangat setuju jika diadakan pembinaan kepada seluruh CPNS di Indonesia ini, agar tidak ada lagi ASN yang malah menyebarkan paham radikal dan anti-NKRI", tutur sosok yang juga merupakan Ketua Asosiasi FKUB se-Indonesia ini.

Menutup pembinaan ini, Kepala PKUB menyampaikan hasil Rapat Kerja Nasional Kementerian Agama Tahun 2019 dengan mengajak seluruh tokoh agama dan masyarakat di Bali untuk mengedepankan moderasi beragama demi menjaga kebersamaan umat. Membangun kerukunan juga harus dilakukan dengan kebersamaan. "Kerukunan tingkat nasional tidak akan tercapai tanpa ada kerukunan di tingkat akar rumput", pungkasnya.

Sumber: Liputan Langsung

Penulis:Hamdan Yuafi

---------------------------------------

Pusat Kerukunan Umat Beragama

Gedung Kementerian Agama Lt. 5

Jl. MH. Thamrin No. 6 Jakarta Pusat

Telp: (021) 3149689

Twittter:@PKUB_KemenagRI

Instagram:@PKUB.KemenagRI

Berita Lainnya
Selasa, 2 Juli 2019, 10:50

Produksi Film Dokumenter Kerukunan, Tim Peneliti UGM Selenggarakan FGD di Singkawang

Senin, 1 Juli 2019, 13:03

Kunjungi PKUB, ICRS Diskusikan Diseminasi Kebebasan Beragama

Kamis, 27 Juni 2019, 21:55

Sekjen Kemenag: Kegiatan Kerukunan Harus Sering Libatkan Generasi Muda

Jumat, 21 Juni 2019, 12:00

Kunjungi Kantor PKUB, Asia Foundation Jajaki Kerjasama Program

Rabu, 15 Mei 2019, 09:54

Melalui Workshop Manajemen Isu Kerukunan, PKUB Perkuat Konduktor Pesan Kerukunan di Purwakarta