Sabtu, 22 Desember 2018, 07:54

Brussel, Jantung Eropa Dimana Komunitas Muslim Dihargai

Kepala PKUB, Saefudin (kanan) tengah berdiskusi dengan Abdel Salam yang merupakan Presiden Islamic Cultural Center Belgia

Brussels, PKUB - Negara Belgia dengan ibukota Brussels adalah jantung Uni Eropa karena di sinilah hadir Parlemen Eropa dimana hampir semua perwakilan berbagai kelompok partai baik politik, ekonomi dan sosial budaya bertemu untuk bersama-sama membicarakan berbagai hal dan isu untuk mengambil kebijakanbagi semua anggota negara Uni Eropa. Di kota inilah Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB), Saefudin berkesempatan bertemu denganPresiden Islamic Cultural Center Belgia, Abdel Salam pada Kamis (13/12/2018) yang lalu.

Dalam pertemuan ini mereka mendiskusikan berbagai hal, salah satunya adalah kondisi Muslim di Belgia. Negara kami berpenduduk sekitar 11 Juta orang yang datang dari berbagai keturunan: Perancis, Belanda, Jerman, dan sisanya dari Turki dan Timur Tengah.Data tahun 2015 memperlihatkan bahwa sekitar 17% warga Belgia mememluk agama Islam jelas Abdel Salam.

DIajuga menambahkan bahwa dijantung kota Brussel terletak sebuah bangun tua karya arsitek Ernest van Humbeek yang selesai dibangun tahun 1879 dengan peruntukan awal untuk eksebisi dan pameran kebudayaan negara-negara Timur. Seiring berjalannya waktu, tempat ini tidak tepakai lagi, sehingga padatahun 1967, Raja Belgia King Baudouin menyerahkan gedung ini kepada Raja Saudi Arabia King Faisal bin Abdul al-Azis sebagai tempat bagi seluruh umat Muslim Belgia sebagai tempat ibadah. Setelahselesai direnovasi padatahun 1978 segera diresmikan penggunaannya oleh Raja Saudi dan Raja Belgiasebagai Masjid Agung Brussels.

Dalam kesempatan ini Abdel Salam juga menjelaskan mengenai pelayanan keagamaan yang diberikan pemerintah Belgia kepada komunitas Muslim di sana. Belgia adalah Negara yang mengakui keberadaan Islam dan memberikan pelayanan sepenuhnya sama seperti kepada komunitas agama lainnya yang ada di Belgia, misalnya penyediaan guru-guru agama Islam untuk murid-murid Islam di berbagai sekolah yang difasilitasi dan digaji oleh pemerintah Belgia untuk mengajar agama Islam papar Abdel Salam.

Kunjungan silaturahmi Kepala PKUB ini menjadi informasi langsung bagaimana kehidupan umat Islam di Eropa khususnya di Brussel berjalan. Kunjungan ini tidak hanyamemperkuat tali silaturahmi tetapi juga membuka kemungkinan kerjasama ke depan seperti interfaith dialoguedalam usaha memperkanlkan kehidupan keberagamaan yang ada di kedua negara.

Sumber: Paulus Tasik Galle'

Penulis:Hamdan Yuafi

---------------------------------------

Pusat Kerukunan Umat Beragama

Gedung Kementerian Agama Lt. 5

Jl. MH. Thamrin No. 6 Jakarta Pusat

Telp: (021) 3149689

Twittter:@PKUB_KemenagRI

Instagram:@PKUB.KemenagRI

Berita Lainnya
Jumat, 21 Desember 2018, 10:30

Kerjasama Antar Agama Penting Dalam Menegaskan Peran Agama Sebagai Juru Damai

Selasa, 17 April 2018, 16:00

WORKSHOP PENGEMBANGAN WAWASAN MULTIKULTURAL BAGI TOKOH AGAMA DAN MAHASISWA DI KOTA SOLO, JAWA TENGAH

Rabu, 11 April 2018, 15:34

PKUB Terima Kunjungan Wakil Menteri Luar Negeri Polandia ke Indonesia

Rabu, 21 Februari 2018, 10:28

Kementerian Agama Melalui PKUB Tekankan Moderasi Beragama dalam Menyambut Pilkada Serentak Tahun 2018

Selasa, 13 Februari 2018, 10:35

Sinergi Sangat Diperlukan Untuk Mencegah Paham Radikal di Indonesia