Kamis, 6 September 2018, 09:13

Pembukaan Rakornas-Konferensi FKUB, Tokoh Agama Deklarasikan Tolak Politisasi SARA pada Pemilu 2019

Para pimpinan Majelis Agama dan Ketua FKUB Provinsi se-Indonesia tengah membacakan Deklarasi Kerukunan Umat Beragama

Hari ini (6/9/2017) Pusat Kerukunan Umat (PKUB) berkerjasama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara menyelenggarakan pembukaan kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakornas) dan Konferensi Nasional ke-IV Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) se-Indonesia. Acara ini dilaksanakan di Hotel Tarakan Plaza Kota Tarakan Kalimantan Utara. Secara khusus kegiatan ini mengundang seluruh Gubernur dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama se-Indonesia. Peserta dalam kegiatan ini adalah pengurus FKUB baik pada tingkat Provinsi maupuan Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Acara pembukaan dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Kerukunan dan Mars Kalimantan Utara. Acara dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dibacakan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Utara. Acara yang paling menyita perhatian dalam pembukaan ini adalah pembacaan Deklarasi oleh seluruh Ketua FKUB Provinsi se-Indonesia yang sekaligus mewakili FKUB Kabpaten/Kota se-Indonesia. Dalam deklarasi ini dibacakan 5 (lima) poin yang diperjuangkan oleh FKUB, salah satunya adalah FKUB se-Indonesia siap menyambut dan mendukung Pemilu 2019 yang damai dan aman serta menolak Politisasi SARA dan Politik Uang.

Ketua Asosiasi FKUB, Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet, dalam sambutannya menyatakan bangga dan berterimakasih kepada Kementerian Agama dan Pemprov Kalimantan Utara yang telah mendukung penuh dua kegiatan ini, terutama Gubernur Kalimantan Utara yang telah berkontribusi besar terhadap FKUB Kalimantan Utara. Gubernur yang baik adalah gubernur yang berani penuh mendukung penuh FKUB di provinsinya, dan salah satunya telah dilakukan oleh Gubernur Kalimantan Utara, akan tetapi masih banyak Gubernur dan kepala daerah yang belum memfasilitasi FKUB di daerahnya tutur beliau dihadapan tamu undangan yang beberapa dintaranya adalah Gubernur provinsi-provinsi di Indonesia.

Setelah dari acara pembukaan peserta akan dibagi menjadi dua kegiatan berbeda yaitu Rakornas dan Konferensi. Kegiatan Konferensi akan dilaksanakan di Hotel Tarakan Plaza sementara kegiatan Rakornas akan dilaksanakan di Royal Tarakan. Kedua kegiatan ini akan masih berlangsung hingga besok hari setelah kemarin telah disampaikan materi pengantar yang disampaikan oleh Prof. K.H Din Samsudin.

Perbedaan dari kedua kegiatan ini adalah pada pelaksana kegiatan ini. Kegiatan Rakornas sepenuhnya didukung dan dilaksanakan oleh Pusat Kerukunan Umat Beragama sementara kegiatan Konferensi dilaksanakan oleh Pemprov Kalimantan Utara.

Sumber: Reportase Langsung Kegiatan

Editor:Hamdan Yuafi

Berita Lainnya
Selasa, 30 Oktober 2018, 06:17

JK Ajak Pemuda ASEAN Belajar dari Bhinneka Tunggal Ika

Senin, 29 Oktober 2018, 09:41

Pembukaan AYIC 2018: Sekjen Kemenag, Pemuda adalah Pelopor Dialog Antar Agama

Rabu, 24 Oktober 2018, 09:27

PKUB Selenggarakan Workshop Kontra-Narasi Radikalisme untuk Pemuda di Malang

Rabu, 3 Oktober 2018, 14:50

Dialog Lintas Agama: Langkah Strategis Membangun Peradaban Bangsa

Rabu, 26 September 2018, 11:59

Asosiasi Muslim Cina Puji Pembangunan dan Keberagamaan di Indonesia