Kamis, 4 Januari 2018, 10:18

Sambut 2018, IHDN Canangkan Sebagai Kampus Kerukunan

Jakarta (Kemenag) --- Rektor Institut Hindu Dharma Negeri (HDN) Denpasar I Gusti Ngurah Sudiana mengaku pihaknya terus melakukan pembenahan, baik dari sisi Institusi maupun program akademik. Pembenahan terus dilakukan salah satunya dalam upaya mewujudkan IHDN Denpasar sebagai kampus kerukunan.

Skala prioritas IHDN Denpasar di 2018 adalah suksesnya akreditasi institusi yang telah dipersiapkan dengan baik, dan merancang IHDN sebagai kampus kerukunan, kata Ngurah Sudianasaat dihubungi Humas, Sabtu (31/12).

Diakui Sudiana, persiapan kampus IHDN Denpasar sebagai kampus kerukunan memang tidak mudah, namun dia optimis selagi dapat diupayakan bersama-sama. Untuk itu, perubahan IHDN Denpasar akan terus dilakukan bersama segenap civitas akademika yang ada.

Saat ini, kata Sudiana, IHDN sedang melakukan pengisian borang dan juga penuntasan program akademis dengan data online seperti pengisian Kartu Rencana Studi (KRS) online dan nilai online. Akreditasi institusi selesai, maka IHDN Denpasar akan mengusulkan transformasi menjadi Universitas, kata Sudiana.

Akan hal ini, Sudiana mengharapkan dukungan kepada semua pihak terkait, transformasi IHDN menjadi Universitas akan menjadi hadiah pemerintah kepada umat Hindu dalam peningkatan pendidikan dan Sumber Daya Manusia anak bangsa khususnya umat Hindu di Denpasar.

Tahun 2018, IHDN menargetkan mahasiswa baru akan meningkat dari tahun sebelumnya dan juga akan melahirkan guru besar yang baru, tambah Sudiana.

Berita Lainnya
Selasa, 17 April 2018, 16:00

WORKSHOP PENGEMBANGAN WAWASAN MULTIKULTURAL BAGI TOKOH AGAMA DAN MAHASISWA DI KOTA SOLO, JAWA TENGAH

Selasa, 17 April 2018, 10:30

WORKSHOP PENGEMBANGAN WAWASAN MULTIKULTURAL BAGI TOKOH AGAMA DAN MAHASISWA DI KOTA MALANG, JAWA TIMUR

Rabu, 11 April 2018, 15:34

PKUB Terima Kunjungan Wakil Menteri Luar Negeri Polandia ke Indonesia

Kamis, 5 April 2018, 19:13

PKUB Dorong Pegawainya Untuk Temukan Potensi Diri dan Tingkatkan Kerjasama Tim

Rabu, 4 April 2018, 23:00

Romo Arif Kusumo: Penting Mengetahui Kearifan Lokal dalam Menjaga Kerukunan Umat Beragama