Jumat, 19 Mei 2017, 10:43

Waspada Dampak Negatif Media Sosial

Medan (Inhum). Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumatera Utara Maratua Simanjuntak mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap dampak negatif media sosial diantaranya ketidakpahaman terhadap penggunaan perangkat teknologi dapat mengorbankan orang lain, atau bermain-main dengan media sosial dapat mengusik kerukunan umat beragama.

Hal itu disampaikannya saat menyampaikan materi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Dalam Persepektif Kerukunan Umat Beragama pada acara Dialog Undang-Undang ITE Bagi Tokoh Agama dan Ormas Keagamaan di Aula Kanwil kemenag Sumut, Kamis 18 Mei 2017.

Ketua FKUB Sumut mengatakan, dampak negatif lainnya dari media sosial yaitu, sering terjadi tindak kejahatan seprti penipuan, pembunuhan, pornografi dan pornoaksi serta membuat seseorang menjadi malas dan kurang bersosialisasi dalam dunia nyata.

Media sosial juga menyebabkan orang lupa beribadah karena terlalu asyik untuk mendapatkan informasi, ungkapnya.

Maratua Simanjuntak juga menyampaikan, dengan Undang-Undang ITE ini menuntun untuk tidak melakukan tindakan pelanggaran, termasuk pelanggaran SARA. Kemajuan teknologi termasuk ITE harus dibarengi dengan sistem hukum yang jelas, ungkapnya.

Dia menambahkan, namun demikian media sosial tidak hanya berdampak negatif, tapi juga berdampak positif diantaranya, menyambung silaturrahim, sebagai alat bisnis, sebagai sarana dakwah dan menyampaikan ajaran agama dan mengetahui informasi ataupun berita yang dibutuhkan.

Terkait berita hoax yang marak di media sosial, Maratua mengingatkan agar masyarakat jangan terlalu cepat percaya dengan berita yang beredar teliti dulu kebenarannya jangan terlalu cepat menyebarkan. Seperti yang diamanahkan dalam QS Al Hujarat, 49:6 yang artinya wahai orang-orang ayng beriman, jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita maka telitilah kebenarannya agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan) yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu.

Acara tersebut dihadiri oleh Kakanwil Kemenag Sumut diwakili kasubbag Hukum dan KUB Syafaruddin Lubis dan diikuti oleh Pengurus Majelis-Majelis Agama Sumatera Utara, Ormas Keagamaan, dan Pengurus FKUB Sumut.

source : sumut.kemenag.go.id

repost : dita - pkub

Berita Lainnya
Selasa, 18 Juli 2017, 08:08

Buka STQ, Menag: Jaga Harmoni Sosial dan Kerukunan Beragama

Jumat, 14 Juli 2017, 15:29

Modul Kerukunan Siap Didistribusikan ke Sekolah

Kamis, 13 Juli 2017, 11:15

Dialog Kerukunan Intern Umat Kristen

Rabu, 12 Juli 2017, 15:08

Kemenag Serahkan Bantuan Pembangunan Vihara di NTB

Senin, 10 Juli 2017, 12:52

Kemenag Bantu Pembangunan Lima Rumah Ibadah di Jakabaring Sport City