Kamis, 5 Januari 2017, 14:19

Menag: Toleransi dan Kerukunan Bukanlah Milik suatu Golongan Umat Beragama

SULUT.KEMENAG.GO.ID, Manado -- Kementerian Agama Republik Indonesia diseluruh Nusantara tak terkecuali jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara hari ini merayakan hari Amal Bhakti ke 71 yang ditandai dengan pelaksanaan upacara Bendera di MAN Model Manado. Selasa, (3/1).

Upacara yang dipimpin langsung Kakanwil Kemenag Sulut Drs H Suleman MPd dihadiri seluruh jajaran pejabat eselon tiga dan empat dilingkungan kantor wilayah, jajaran Balai Diklat Keagamaan Manado, kantor Kemenag Kabupaten Kota dan guru-guru Madrasah.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin dalam amanatnya yang dibacakan langsung Kepala Kanwil Kemenag Sulut Drs H Suleman MPd mengatakan bahwa agama tidak dapat dipisahkan dari kehidupan bangsa dan negara kita.

"Semangat dan motivasi keagamaan merupakan sumber kekuatan kita dalam meraih kemerdekaan, mempertahankan kedaulatan nasional dan menjaga keutuhan NKRI," tutur Menag.

Menurut Menteri Agama, jabatan dan tugas kementerian agama sungguh besar dan mulia karena sangat besar menentukan nasib bangsa ini.

"kesatuan kebangsaan kita akan terpelihara secara kokoh dan tidak dapat dipecah-belah amatlah tergantung pada kebijakan dan kecakapan Aparatur Kementerian Agama," terang Menteri LHS.

Dalam kesempatan ini pula saya ingin mengingatkan kepada kita semua tentang kebersamaan sebagai sebuah bangsa untuk saling menghormati dan menghargai identitas keyakinan antar umat beragama harus terus dijaga dalam upaya melindungi keutuhan NKRI.

"Toleransi dan kerukunan bukanlah milik suatu golongan umat beragama semata, tetapi harus menjadi milik semua golongan dan berlaku untuk semua pemeluk agama," tegas Menteri asal PPP ini.

Diakhir sambutannya menteri Agama LHS memberi pujian sekaligus memberi tanda awas atas segala prestasi yang telah diraih serta berpesan untuk terus meningkatkan pelayanan dan membenahi catatan-catatan negatif.

"Indeks kepuasan haji kita terus naik, dan indeks kerukunan juga masih tinggi. begitupun dengan indeks reformasi birokrasi kita naik dari C menjadi B. Kitapun banyak menerima penghargaan dari Presiden sebagai penyedia layanan BLU dengan akses terjangkau serta penghargaan Kemenkeu sebagai kementerian dengan penyumbang PNBP terbesar dalam APBN." tutup Menteri Agama.

Usai membacakan sambutan Menteri Agama, Kakanwil Kemenag Sulut Drs H Suleman MPd memberikan penghargaan berupa Satya Lencana Karya Satya 30, 20 dan 10 Tahun kepada pegawai yang telah memenuhi persyaratan masa dinasnya serta penghargaan kepada Guru Pendidikan Agama Islam pada SD, SMP dan SMA/SMK. (ies).

source :sulut.kemenag.go.id

repost : dita-pkub

Berita Lainnya
Selasa, 2 Juli 2019, 10:50

Produksi Film Dokumenter Kerukunan, Tim Peneliti UGM Selenggarakan FGD di Singkawang

Senin, 1 Juli 2019, 13:03

Kunjungi PKUB, ICRS Diskusikan Diseminasi Kebebasan Beragama

Kamis, 27 Juni 2019, 21:55

Sekjen Kemenag: Kegiatan Kerukunan Harus Sering Libatkan Generasi Muda

Jumat, 21 Juni 2019, 12:00

Kunjungi Kantor PKUB, Asia Foundation Jajaki Kerjasama Program

Rabu, 15 Mei 2019, 09:54

Melalui Workshop Manajemen Isu Kerukunan, PKUB Perkuat Konduktor Pesan Kerukunan di Purwakarta