Berita
Rabu, 2 Oktober 2019, 13:02

Kepala PKUB Pimpin Tokoh Agama Indonesia Promosikan Toleransi Beragama di Finlandia

Helsinki, PKUB -Dalam rangka memenuhi undangan penerintah Finlandia, Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB), Nifasri memimpin delegasi tokoh agama dari Papua yaitu Pdt. Yan Piet Wambrau, Pd
Jumat, 27 September 2019, 13:35

Sekjen: Apa Itu Moderasi Beragama, Berikut Lima Indikatornya

Bogor, PKUB - Peran pemuda dalam menjaga kerukunan antar umat beragama sangatlah penting. Utamanya di era digital seperti hari ini, para pemuda dinilai memiliki peran dalam menyebarkan pesan-pesan ker
Selasa, 24 September 2019, 16:55

Strategi Menjaga Papua Damai, Kedepankan Agama dan Tokoh Agama

Jakarta, PKUB - Hari ini, Kamis (24/9) Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama, Nifasri menjadi pemateri dalam kegiatan Diskusi Publik bertemakan Damai di Bumi Cendrawasih
Sabtu, 21 September 2019, 13:00

Kepala PKUB: Peran Tokoh Lintas Agama Sangat Penting Untuk Kedamaian Papua

Jayapura, PKUB - Kerukunan umat beragama merupakan salah satu agenda strategis sebagai sebagai fondasi ideal untuk mewujudkan cita-cita berbangsa dan bernegara. Karena tanpa kerukunan yang terjalin de
Kamis, 5 September 2019, 09:15

Dialog Lintas Agama Bukan Untuk Membenarkan Semua Agama, Tapi Membangun Toleransi

MALANG, PKUB Dialog lintas tidak dimaksudkan untuk menggoyang keimanan kita, melainkan sebaliknya yaitu untuk memperkuat keimanan kita. Dialog lintas agama juga sejatinya ditujukan untuk menca
Jumat, 23 Agustus 2019, 16:31

Kepala PKUB: Program Kerja Kerukunan Harus Berdasarkan Fakta Lapangan

YOGYAKARTA, PKUB - Kerukunan umat beragama menjadi salah satu prioritas pemerintah, hal ini karena kerukunan umat beragama menjadi salah satu kunci berhasilnya pembangunan nasional. Jika kerukunan uma
Selasa, 20 Agustus 2019, 11:29

Strategi Pencegahan Paham Radikal, Belajar Dengan Tokoh Agama Yang Moderat

BATAM, PKUBPaham radikal sekarang ini sudah menjalar hingga perguruan tinggi. Data terakhir dari Kementerian Pertahanan menyebutkan bahwa pihaknya telah mengeluarkan beberapa mahasiswa d