HOT NEWS
Berita
Senin, 9 Desember 2019, 19:47

Jelang Natal, PKUB Gelar Dialog Lintas Agama di Kota Berjuluk City of Tolerance

Yogyakarta, PKUB - Jelang perayaan Hari Raya Natal dan pergantian tahun, Kementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) gencar menyelenggarakan kegiatan bernuansa kerukunan. Dalam tiga minggu kebelakang, PKUB telah menyelenggarakan berbagai dialog baik dengan tokoh agama, pemangku kebijakan dan juga tokoh masyarakat. Tujuannya yaitu untuk mencegah ekses atau konflik bernuansa agama yang tidak diinginkan berkaitan hubungan antar pemeluk agama. Sehingga perayaan Natal dan suasana pergantian tahun dapat berlangsung dengan kondusif.Yang terbaru, salah satunya PKUB menggelar Dialog Lintas Agama terkait pemeliharaan dan penguatan kerukunan umat beragama di Yogyakarta hari ini, Senin (9/12/2019). Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Santika Premiere Yogyakarta tersebut hadir Kepala PKUB Dr. H. Nifasri, M.Pd dan segenap jajaran PKUB. Hadir menyambut seluruh panitia dan peserta, Kepala Kantor...
Jumat, 6 Desember 2019, 15:25

Kunjungi Kantor PKUB, FKUB Sijunjung Sampaikan Program Kerukunan

Jakarta, PKUB -Dalam rangka konsultasi dan koordinasi program kerukunan umat beragama terkait penggunaan dana bantuan,Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sijunjung Provinsi Sumatera Barat melakukan kunjungan ke Kantor Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) hari ini, Jum'at (06/12/2019). Rombongan FKUB Sijunjung dipimpin oleh Ketua FKUB Ruhil Kudus dan didampingi Kepala Seksi Kesbangpol Kabupaten Sijunjung Afri Dewi. Mereka diterima langsung oleh PKUB Dr. H. Nifasri, M.Pd didampingi oleh Kepala Bidang Bina Lembaga Kerukunan Agama dan Lembaga Keagamaan H.Aliefosra Nur, S.H.,M.M. dan Kepala Sub Bidang FKUB Muhammad Diansyah, S.Pd, M.M.Dalam kesempatan tersebut Nifasri mengatakan bahwa FKUB adalah forum yang dibentuk oleh masyarakat dan difasilitasi oleh Pemerintah (Pemda) dalam rangka membangun, memelihara, dan memberdayakan umat...
Kamis, 28 November 2019, 17:06

FKUB Harus Aktif Bersinergi Dengan Pemda

Banjarmasin, PKUB- Kerukunan umat beragama adalah hal yang sangat dibutuhkan oleh bangsa ini. Itulah karenanya pemerintah melalui Kementerian Agama memiliki Pusat Kerukunan Umat Beragama sebagai regulator kebijakan terkait kerukunan. Akan tetapi karena tugasnya yang sangat besar maka hal itu tidak bisa dilakukan sendiri oleh PKUB."Kami membutuhkan dukungan dari banyak pihak utamanya tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat", ujar Kepala PKUB Dr. H. Nifasri, M.Pd. saat menutup Kegiatan Dialog Kerukunan Umat Beragama di Banjarmasin hari ini, Rabu (27/11/2019).Dalam kegiatan yang diikuti oleh 100 orang yang berasal dari elemen Pemerintah Daerah, Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat di Kalimantan Selatan ini, Nifasri juga mengajak Forum Kerukunan Umat Beragam (FKUB) di seluruh Indonesia untuk lebih berani dan lebih aktif bersinergi dengan...
Selasa, 26 November 2019, 22:03

Kunjungi PKUB, FKUB Lima Puluh Kota Sampaikan Program Kerukunan

Jakarta, PKUB - Dalam rangkaberkonsultasi terkaitpetunjuk teknis penggunaan anggaran dan konsultasi program, FKUB Kabupaten lima puluh kota melaksanakan kunjungan ke Kantor Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) hari ini, Selasa (26/11/2019). Rombongan yang dipimpin oleh Ketua FKUB H. Raden Awaludin dan didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lima Puluh Kota Drs. H. Ramza, M.Pd. ini diterima langsung oleh Kepala PKUB Dr. H. Nifasri, M.Pd.Nifasri dalam kata sambutan pembukaan kunjungan tersebut, mengatakan bahwa Negara Indonesia yang penduduknya terbanyak ke-empat di dunia sangat perlu menjaga dan merawat kerukunan umat beragama. Hal itu untuk mencapai tujuan menciptakan masyarakat yang rukun dilandasi toleransi, saling pengertian, saling menghormati dan menghargai kesetaraan.Dalam kesempatan tersebut, Nifasri jugamenginformasikan bahwa...
Rabu, 13 November 2019, 15:49

Kunjungi Kemenag, FKUB Bangka Belitung Mohon Dukungan Konfernas ke-VII FKUB

JAKARTA, PKUB Pada tahun 2021 yang akan datang, Provinsi Bangka Belitung dipercaya sebagai tuan rumah perhelatan besar Konferensi Nasional (Konfernas) ke VII Asosiasi Forum Kerukunan Umat Beragama (Asosiasi FKUB). Dalam kesempatan tersebut akan dipilih Ketua Asosiasi yang sampai saat ini masih dijabat oleh Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet dari Bali.Hal tersebut disampaikan oleh Ketua FKUB Provinsi Bangka Belitung, dr. Subuh Wibisono saat mendampingi rombongan FKUB Provinsi Bangka Belitung ketika berkunjung ke Kantor Kementerian Agama hari ini, Rabu (13/11/2019).Kaitannya dengan hal itu, beliau menyampaikan permohonan dukungan dari Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) untuk dapat membantu mendukung jalannya kegiatan Konfernas Asosiasi FKUB ke-VII dalam bentuk kehadiran Presiden dan Menteri Agama.Rombongan yang berjumlah 60 orang tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bangka...
Rabu, 6 November 2019, 12:26

Kepala PKUB: Sejatinya Semua Agama Mengajarkan Kebaikan

SEMARANG, PKUB Sebagai umat beragama, kita semua harus kembali kepada ajaran agama yang sebenarnya. Yaitu ajaran agama yang mengajarkan kebaikan. Karena sejatinya, semua ajaran agama itu mengajarkan kebaikan. Sehingga jika kita mempelajari agama secara komperhensif maka tidak akan terjadi konflik, baik pada ranah internal agama, antar agama ataupun konflik antara umat beragama dan pemerintah.Lebih jauh lagi, konflik keagamaan saat ini sudah bukan lagi sebuah isu nasional semata. Akan tetapi merupakan isu yang bersifat global. Hal itu karena salah satu faktor penentu kerukunan umat beragama adalah munculnya konflik yang meluas dari negara tetangga. Sebagai contoh apa yang saat ini terjadi di negara-negara timur tengah.Hal itu disampaikan oleh Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Dr. H Nifasri, M.Pd. dalam pembukaan kegiatan Workshop...
Rabu, 30 Oktober 2019, 22:36

Apa Itu Radikalisme Agama, Berikut Tipologinya

Mataram, PKUB Dalam menjaga kerukunan umat beragama, hari ini kita dihadapkan pada tantangan baru yang lebih rumit. Yaitu radikalisme dalam beragama. Paham radikalisme dalam beragama berakar pada faham keagamaan yang dinamis. Dinamis antara kutub tektualis dan liberalisme.Seiring dengan dinamisnya faham keagamaan, kemudian radikalisme itu muncul seiring ketika kita kebablasan dalam menyikapi faham keagamaan tersebut. Selanjutnya, dapat kita kategorikan radikalisme menjadi tiga tipologi, yaituradikal dalam berfikir, radikal dalam bertindak dan radikal dalam bepolitikRadikal dalam pikiran adalah cara pandang yang menganggap kafir orang yang tidak sependapat dengan mereka. Yang kedua radikal dalam bertibdak, yaitu radikal dalam bertibdak berdaskan teks semat. Ketika teks berbunyi halal untuk di bunuh maka tanpa berfikir panjang maka dia akan...
Jumat, 25 Oktober 2019, 09:32

Radikalisme Adalah Ancaman Kerukunan

BUKITTINGGI, PKUB Radikalisme adalah ancaman bagi kerukunan umat beragama. Karena pada dasarnya mereka yang memiliki paham radikal dalam beragama cenderung memiliki pemikiran yang eksklusif. Pemikiran yang demikian akirnya cenderung menyeret seseorang untuk menutup diri dari komunitas lain diluar kelompoknya.Tidak berhentih disitu, jika kerukunan umat beragama telah terganggu, maka akan terganggu juga pembangunan nasional. Karena kerukunan antar umat beragama menjadi salah satu ukuran keberhasilan sebuah negara. Gangguan kerukunan tersebut bisa datang dari mana saja, salah satunya adalah ancaman radikalisme agama.Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama, Nifasri saat memberikan pengarahan dalam pembukaan kegiatan Dialog Kerukunan Umat Beragama di Bukittinggi kemarin, Rabu (23/10).Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Panitia, Desmon Andrian dalam laporannya, kegiatan...
Rabu, 9 Oktober 2019, 16:37

Kepala PKUB: Pemerintah Daerah Lain Harus Contoh DKI Jakarta Dalam Pemberdayaan FKUB

CISARUA - PKUB Indonesia adalah negara yang besar, terdiri dari 500 suku bangsa dan 700 lebih bahasa serta mengakui kebebasan beragama sesuai dengan keyakinan pemeluknya. Keberagaman tersebut dapat berarti dua mata pisau. Dari satu sisi dapat menjadi potensi konflik. Akan tetapi di lain sisi, jika perbedaan itu dapat dijaga dengan baik maka akan terjalin harmonisasi dan kerukunan yang indah di masyarakat. Kaitannya dengan hal tersebut, dalam menjaga kerukunan umat beragama, Kementerian Agama dan atau pemerintah pusat yang lain tidak bisa berjalan sendiri. Perlu dukungan dari seluruh pihak, tidak terlepas dari para tokoh agama. Peran tokoh agama ini sangat penting dalam menjaga kerukunan umat beragama."Sebagai contoh di Papua,...
Selengkapnya
Media Sosial